Proyeksi IHSG 15 April 2026: Menakar Peluang Bullish dan Strategi Profit di Tengah Optimisme Pasar

Kevin Wijaya | UpdateKilat
15 Apr 2026, 07:55 WIB
Proyeksi IHSG 15 April 2026: Menakar Peluang Bullish dan Strategi Profit di Tengah Optimisme Pasar

UpdateKilat — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampaknya masih memiliki napas panjang untuk melanjutkan tren positifnya pada perdagangan Rabu, 15 April 2026. Setelah sukses mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 2,34% ke level 7.675 pada penutupan Selasa kemarin, pasar kini menanti apakah momentum hijau ini mampu menembus batas resistensi baru.

Optimisme pasar ini bukan tanpa alasan. Perdagangan sebelumnya didominasi oleh volume pembelian yang masif, menandakan kepercayaan investor yang kembali pulih. Namun, para pelaku pasar tetap dihimbau untuk waspada terhadap potensi koreksi wajar di tengah reli yang terjadi.

Analisis Teknikal: IHSG Menuju Target 7.843?

Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan pandangan mendalam mengenai pergerakan indeks. Menurutnya, saat ini IHSG diperkirakan tengah berada dalam bagian dari wave [iv] pada label hitam atau bagian dari wave B pada label merah. Formasi teknikal ini membuka celah bagi indeks untuk menguji area resistensi di rentang 7.700 hingga 7.843.

Read Also

Proyeksi IHSG 13 April 2026: Menakar Peluang Rebound dan Rekomendasi Saham Pilihan PTRO hingga VKTR

Proyeksi IHSG 13 April 2026: Menakar Peluang Rebound dan Rekomendasi Saham Pilihan PTRO hingga VKTR

“Tetap cermati area koreksi terdekat yang diprediksi berada pada level 7.587 hingga 7.639,” ungkap Herditya dalam laporannya. Untuk perdagangan hari ini, titik tumpu atau support indeks diproyeksikan berada di angka 7.488 dan 7.351, sementara dinding pembatas atau resistance berada di 7.700 dan 7.861.

Senada dengan hal tersebut, tim riset Pilarmas Investindo Sekuritas juga memproyeksikan peluang penguatan terbatas bagi IHSG dengan rentang gerak di level 7.500 hingga 7.850. Kondisi pasar yang dinamis ini menuntut investor untuk lebih selektif dalam memilih instrumen investasi saham yang memiliki fundamental kuat.

Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

Berdasarkan analisis para pakar, beberapa emiten terpilih masuk ke dalam radar pantauan untuk perdagangan hari ini. Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Read Also

Gebrakan Baru Bursa Efek Indonesia: Era Liquidity Provider Resmi Dimulai untuk Perkuat Pasar Modal

Gebrakan Baru Bursa Efek Indonesia: Era Liquidity Provider Resmi Dimulai untuk Perkuat Pasar Modal

Di sisi lain, MNC Sekuritas memberikan detail strategi teknikal untuk beberapa saham potensial berikut ini:

1. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) – Spec Buy

Saham BBNI menunjukkan performa apik dengan penguatan 1,63% ke level 3.740 yang dibarengi volume pembelian yang stabil. Saat ini, posisi BBNI dinilai sedang membentuk bagian dari wave 4.
Spec Buy: 3.690-3.730
Target Price: 3.850, 3.950
Stoploss: Di bawah 3.660

2. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) – Buy on Weakness

Meskipun masih tertahan oleh garis MA60, HRTA berhasil menguat 2,82% ke level 2.550. Saham ini diperkirakan sedang berada dalam fase awal wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: 2.480-2.540
Target Price: 2.760, 2.900
Stoploss: Di bawah 2.450

3. PT PAM Mineral Tbk (NICL) – Buy on Weakness

NICL tampil impresif dengan kenaikan 3,19% ke posisi 970. Lonjakan volume pembelian mengindikasikan akumulasi yang masih berlanjut.
Buy on Weakness: 910-950
Target Price: 1.010, 1.060
Stoploss: Di bawah 880

Read Also

Wika Beton (WTON) Siapkan Langkah Strategis Lewat RUPST Mei 2026: Dari Dividen hingga Perombakan Manajemen

Wika Beton (WTON) Siapkan Langkah Strategis Lewat RUPST Mei 2026: Dari Dividen hingga Perombakan Manajemen

4. PT Timah Tbk (TINS) – Buy on Weakness

Menjadi salah satu bintang lapangan, TINS melesat 7,05% ke level 3.950. Tren kenaikan ini diperkirakan masih akan berlanjut dalam fase wave C.
Buy on Weakness: 3.780-3.910
Target Price: 4.110, 4.260
Stoploss: Di bawah 3.670

Kilas Balik Performa Pasar Sebelumnya

Menengok ke belakang, lonjakan IHSG pada Selasa kemarin didukung oleh nilai transaksi harian yang sangat jumbo, mencapai Rp 24,9 triliun. Sebanyak 548 saham berhasil mendarat di zona hijau, sementara sektor infrastruktur menjadi motor penggerak utama dengan kenaikan fantastis sebesar 5,62%.

Sektor lain yang tak kalah berkilau adalah industri yang naik 4,47% dan sektor energi yang mendaki 3,68%. Di tengah gejolak nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang berada di kisaran 17.114, minat investor asing maupun domestik tampaknya masih cukup besar pada aset-aset berisiko di pasar modal Indonesia.

Disclaimer: Seluruh data dan rekomendasi saham yang disajikan UpdateKilat bersifat informatif. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Kami menyarankan untuk melakukan analisis mendalam secara mandiri sebelum mengambil keputusan jual atau beli.

Kevin Wijaya

Kevin Wijaya

Analis pasar modal dan praktisi investasi yang membantu menyederhanakan info finansial di Kilat Saham.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *