Waspada! Jalan Dewi Sartika Jaktim Amblas, Lubang Maut di Tikungan Mengintai Pengendara

Budi Santoso | UpdateKilat
14 Apr 2026, 16:55 WIB
Waspada! Jalan Dewi Sartika Jaktim Amblas, Lubang Maut di Tikungan Mengintai Pengendara

UpdateKilat — Pemandangan mengkhawatirkan menghiasi aspal di kawasan Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur. Sebuah lubang besar akibat jalan amblas kini menjadi momok menakutkan bagi para pengguna jalan yang melintas, terutama mereka yang datang dari arah Kalibata menuju jantung Dewi Sartika.

Kerusakan infrastruktur ini berada tepat di sisi kiri jalan, menempati titik krusial di sebuah tikungan tajam. Lokasi ini menjadi sangat berbahaya karena menciptakan blind spot atau titik buta bagi pengendara. Tak sedikit motor yang terpaksa melakukan pengereman mendadak saat menyadari ada lubang menganga di hadapan mereka.

Suara Benturan yang Menjadi ‘Menu’ Harian

Kondisi ini dibenarkan oleh Kevin (30), seorang pemilik usaha yang tokonya tepat berada di depan titik amblas tersebut. Menurut penuturannya, lubang tersebut awalnya berukuran kecil, namun seiring waktu dan beban kendaraan berat yang melintas, diameter lubang kian melebar dan dalam.

Read Also

Kawal Pembangunan dari Akar: Jaksa Agung ST Burhanuddin Pertegas Peran Program Jaga Desa untuk Masa Depan Bangsa

Kawal Pembangunan dari Akar: Jaksa Agung ST Burhanuddin Pertegas Peran Program Jaga Desa untuk Masa Depan Bangsa

“Awalnya lubang kecil saja, tapi lama-kelamaan makin besar. Apalagi di sini sering lewat kendaraan berat, tentu sangat membahayakan bagi mereka yang tidak tahu medan,” ungkap Kevin saat ditemui tim di lapangan pada Selasa siang.

Ia juga menambahkan betapa mencekamnya suasana saat malam hari atau ketika lalu lintas sedang padat. Suara benturan keras dari kendaraan yang menghantam lubang sudah menjadi suara yang biasa ia dengar dari dalam tempat usahanya. “Saya sering sekali dengar suara ‘brak’ yang keras. Itu biasanya mobil atau angkot yang terperosok. Dari dalam toko saja suaranya terdengar jelas,” imbuhnya.

Insiden Truk Terperosok dan Inisiatif Warga

Tak hanya kendaraan kecil, kendaraan angkutan barang pun tak luput dari jebakan aspal amblas ini. Eko (45), warga lainnya, menceritakan pengalamannya melihat langsung sebuah truk pengangkut galon air yang terjebak di lubang tersebut beberapa waktu lalu. Kondisi jalan yang sedikit menanjak dan berdekatan dengan trotoar membuat manuver kendaraan menjadi terbatas.

Read Also

Said Abdullah Soroti Fenomena ‘Topeng’ Media Sosial: Waspadai Kepalsuan dalam Panggung Politik

Said Abdullah Soroti Fenomena ‘Topeng’ Media Sosial: Waspadai Kepalsuan dalam Panggung Politik

“Waktu itu ada truk galon yang sampai nyeblos. Lubang ini memang baru muncul sekitar semingguan ini, tapi perkembangannya cepat sekali jadi besar,” kata Eko. Anda bisa memantau informasi terkait infrastruktur Jakarta lainnya untuk melihat titik-titik rawan serupa.

Sebagai langkah antisipasi darurat agar tidak memakan korban jiwa, warga dan pengguna jalan secara swadaya meletakkan traffic cone (kerucut lalu lintas) di sekitar lokasi. Bahkan, terlihat tanda cat putih yang disemprotkan mengelilingi lubang tersebut sebagai peringatan visual bagi pengendara dari kejauhan. Aksi ini sebelumnya sempat viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @ijoeel, yang memperlihatkan betapa dalamnya lubang di tikungan tersebut.

Read Also

Jadwal Lengkap Haji 2026: Panduan Perjalanan Suci dan Komitmen Keselamatan Jemaah

Jadwal Lengkap Haji 2026: Panduan Perjalanan Suci dan Komitmen Keselamatan Jemaah

Menanti Langkah Nyata Dinas Bina Marga

Meski tanda darurat sudah terpasang, risiko kecelakaan lalu lintas tetap mengintai, mengingat posisinya yang berada di tikungan membuat lubang sulit terdeteksi secara dini oleh pengendara yang melaju kencang. Warga berharap pemerintah tidak hanya melakukan peninjauan, tetapi segera melakukan perbaikan permanen.

Kabar baiknya, pada Senin (13/4) lalu, petugas dari Dinas Bina Marga dikabarkan telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal. Struktur jalan yang diduga tidak kuat menahan beban kendaraan disinyalir menjadi penyebab utama amblasnya aspal di kawasan padat tersebut.

“Harapan kami tentu segera diperbaiki total. Jangan sampai nunggu ada korban jiwa baru ditangani serius. Apalagi ini jalur utama yang sangat sibuk setiap harinya,” pungkas Eko penuh harap. Bagi Anda yang sering melintas di kawasan Jakarta Timur, diimbau untuk tetap waspada dan mengurangi kecepatan, terutama saat melewati tikungan di Jalan Dewi Sartika.

Budi Santoso

Budi Santoso

Wartawan senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang berita politik dan peristiwa untuk Kilat News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *