IHSG Melaju Kencang ke Level 7.598, Analis Prediksi Momentum Bullish Belum Berakhir

Kevin Wijaya | UpdateKilat
14 Apr 2026, 09:55 WIB
IHSG Melaju Kencang ke Level 7.598, Analis Prediksi Momentum Bullish Belum Berakhir

UpdateKilat — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan taringnya pada pembukaan perdagangan Selasa pagi ini. Seolah tak ingin kehilangan momentum positif dari hari sebelumnya, indeks domestik langsung melesat signifikan, membawa angin segar bagi para investor di tanah air yang menantikan tren penguatan berkelanjutan.

Tercatat, IHSG dibuka menguat sebesar 98,61 poin atau setara dengan kenaikan 1,31 persen, yang membawanya bertengger di posisi 7.598,80. Optimisme ini juga menjalar ke barisan saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45, di mana indeks tersebut naik 1,35 persen ke angka 756,45. Pergerakan hari ini seolah mengonfirmasi tren hijau yang sudah terbangun sejak awal pekan kemarin, tepatnya pada Senin (13/4), di mana IHSG ditutup menguat di level psikologis 7.500 dengan volume pembelian yang cukup dominan.

Read Also

13 Calon Emiten Antre di Pipeline BEI, Target Melantai Paling Lambat Juni 2026

13 Calon Emiten Antre di Pipeline BEI, Target Melantai Paling Lambat Juni 2026

Analisis Teknis: Potensi Menguji Level 7.800

Melihat fenomena ini, sejumlah pengamat pasar modal menilai bahwa ruang penguatan lanjutan masih sangat terbuka lebar dalam jangka pendek. Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menjelaskan bahwa posisi IHSG saat ini tengah berada dalam fase penguatan yang cukup solid. Secara analisis teknikal, pergerakan indeks diprediksi sedang membentuk pola gelombang yang berpotensi menguji rentang target resistansi di kisaran 7.592 hingga 7.856.

Meski aura optimisme begitu kental, Herditya tetap mengingatkan para pelaku pasar untuk tetap waspada terhadap kemungkinan adanya koreksi wajar dalam jangka pendek. Area koreksi minor diprediksi berada pada rentang 7.390 hingga 7.443. “Penting bagi investor untuk memperhatikan level support kuat di 7.274 dan 7.184, sementara resistance terdekat kini berada di angka 7.585 hingga 7.700,” ungkapnya dalam sebuah catatan riset.

Read Also

IHSG Parkir di Level Psikologis 7.634, Inilah Daftar 10 Saham Paling Cuan Sepekan

IHSG Parkir di Level Psikologis 7.634, Inilah Daftar 10 Saham Paling Cuan Sepekan

Pandangan Pakar dan Strategi Investasi

Senada dengan pandangan tersebut, tim riset dari Pilarmas Investindo Sekuritas juga memproyeksikan pergerakan yang cenderung menguat namun tetap terbatas. Mereka menetapkan rentang support dan resistance yang cukup moderat di level 7.400 hingga 7.600, mengisyaratkan bahwa pasar tetap harus disikapi dengan selektif meski dalam kondisi bullish.

Di tengah gairah pasar ini, beberapa saham pilihan muncul ke permukaan. Berdasarkan analisis mendalam, beberapa emiten seperti PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), dan PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA) layak untuk dipantau sebagai pilihan koleksi. Di sisi lain, saham sektor energi dan infrastruktur seperti PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Elnusa Tbk (ELSA) juga direkomendasikan sebagai pilihan menarik untuk diversifikasi portofolio.

Read Also

Strategi SIPF Perkuat Benteng Keamanan Modal: Menghalau Investasi Bodong dengan Dua Jurus Sakti

Strategi SIPF Perkuat Benteng Keamanan Modal: Menghalau Investasi Bodong dengan Dua Jurus Sakti

Sorotan Teknis Saham ARCI

Khusus untuk saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), para analis memberikan rekomendasi Trading Buy. Walaupun sempat mengalami koreksi tipis sebesar 0,32 persen ke harga 1.555, volume pembelian tercatat masih cukup kuat dan harga masih mampu bertahan di atas rata-rata pergerakan 20 hari (MA20). Target harga untuk ARCI dipatok pada level 1.605 hingga 1.670, dengan saran stop loss apabila harga jatuh di bawah level 1.505 demi meminimalisir risiko perdagangan.

Dengan kondisi pasar yang dinamis, para investor diharapkan tetap memantau rilis data ekonomi terbaru dan memanfaatkan momentum kenaikan ini secara bijak untuk meraih profit optimal di lantai bursa.

Kevin Wijaya

Kevin Wijaya

Analis pasar modal dan praktisi investasi yang membantu menyederhanakan info finansial di Kilat Saham.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *