Jakarta Sabet Gelar Kota Teraman Kedua di ASEAN, Rano Karno Ungkap Strategi di Balik Layar

Budi Santoso | UpdateKilat
12 Apr 2026, 18:26 WIB
Jakarta Sabet Gelar Kota Teraman Kedua di ASEAN, Rano Karno Ungkap Strategi di Balik Layar

UpdateKilat — Jakarta berhasil mencatatkan prestasi gemilang di panggung internasional dengan dinobatkan sebagai kota teraman kedua di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Capaian membanggakan ini merujuk pada riset terbaru dari Global Residence Index yang dirilis pada awal tahun 2026, menempatkan Jakarta sebagai salah satu destinasi paling kondusif bagi penduduk maupun pendatang.

Bukan Sekadar Keamanan Fisik

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memberikan pandangan mendalam mengenai faktor yang mendorong Jakarta meraih predikat tersebut. Menurutnya, stabilitas yang dirasakan masyarakat saat ini tidak hanya berpijak pada sektor keamanan konvensional atau ketertiban umum (kamtibmas) semata, melainkan ada fondasi yang lebih dalam, yakni kekuatan sosial.

“Setelah kami melakukan analisis mendalam, ada indikator kuat yang berhasil kita tangkap. Jakarta mulai bergerak maju dengan membangun akar kebudayaan dan memperkokoh toleransi beragama. Inilah yang menjadi poin penilaian krusial di mata lembaga internasional,” ungkap Rano saat ditemui di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, pada Minggu (12/4/2026).

Read Also

Aksi Nyata Kabinet Prabowo: Rp31,3 Triliun Berhasil Direbut Kembali dari Tangan Koruptor Hutan

Aksi Nyata Kabinet Prabowo: Rp31,3 Triliun Berhasil Direbut Kembali dari Tangan Koruptor Hutan

Kejutan bagi Pemerintah Provinsi

Politikus senior dari PDIP ini tak menampik bahwa hasil riset tersebut membawa angin segar sekaligus kejutan bagi jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Baginya, transformasi Jakarta menjadi kota yang inklusif merupakan proses panjang yang akhirnya membuahkan pengakuan dunia.

“Sejujurnya, saya bersama Pak Gubernur merasa sedikit terkejut namun sangat bersyukur. Predikat kota teraman nomor dua di ASEAN ini adalah sebuah kejutan besar bagi kita semua di wilayah Asia Tenggara,” tutur sosok yang akrab disapa Bang Rano tersebut.

Harmoni Sosial sebagai Penggerak Ekonomi

Rano Karno menggambarkan bagaimana kerukunan antarumat beragama di Jakarta menjadi bukti nyata stabilitas kota. Ia mencontohkan transisi kegiatan besar yang berjalan mulus dan damai, mulai dari perayaan Natal yang khidmat hingga momentum halalbihalal pasca-Idulfitri yang penuh kehangatan.

Read Also

Gema Solidaritas untuk Andrie Yunus di MK: Menuntut Transparansi dan Reformasi Peradilan Militer

Gema Solidaritas untuk Andrie Yunus di MK: Menuntut Transparansi dan Reformasi Peradilan Militer

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa harmoni ini berdampak langsung pada ketahanan finansial daerah. Di tengah tantangan kehilangan Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp15 triliun, ekonomi Jakarta justru menunjukkan resiliensi yang luar biasa.

  • Stabilitas Fiskal: Jakarta tercatat mampu menjaga angka fiskal hingga mencapai Rp67 triliun.
  • Ketahanan Sosial: Kegiatan lintas budaya menjadi perekat yang meminimalisir konflik horizontal.
  • Partisipasi Publik: Masyarakat semakin aktif dalam menjaga lingkungan yang inklusif.

Langkah Strategis ke Depan

Demi menjaga momentum positif ini, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Rano Karno menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendorong skema pembiayaan kreatif (creative financing) untuk mendukung pembangunan kota tanpa harus bergantung sepenuhnya pada anggaran konvensional.

Read Also

Aksi Nyata Supian Suri Tata Wajah Margonda: Mewujudkan Depok yang Bersih dan Estetik

Aksi Nyata Supian Suri Tata Wajah Margonda: Mewujudkan Depok yang Bersih dan Estetik

Selain itu, ruang-ruang publik di Jakarta akan semakin dihidupkan dengan berbagai kegiatan seni dan budaya. Hal ini diharapkan dapat terus memupuk rasa memiliki warga terhadap kota, sekaligus memastikan Jakarta tetap menjadi rumah yang aman, nyaman, dan toleran bagi siapa saja.

Budi Santoso

Budi Santoso

Wartawan senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang berita politik dan peristiwa untuk Kilat News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *