Transformasi Digital BRI di Jogja 10K: Masa Depan Transaksi Tanpa Tunai dalam Balutan Budaya

Dina Larasati | UpdateKilat
03 Mei 2026, 22:57 WIB
Transformasi Digital BRI di Jogja 10K: Masa Depan Transaksi Tanpa Tunai dalam Balutan Budaya

UpdateKilat — Yogyakarta kembali membuktikan pesonanya sebagai kota yang mampu menyatukan tradisi leluhur dengan ritme gaya hidup modern yang serba cepat. Pada Minggu pagi yang cerah, 3 Mei 2026, jalanan protokol di jantung Kota Pelajar ini tidak dipenuhi oleh hiruk pikuk kendaraan, melainkan oleh derap langkah ribuan pelari yang antusias mengikuti ajang bergengsi Jogja 10K. Acara ini bukan sekadar perlombaan lari biasa, melainkan sebuah perayaan besar sport tourism berbasis budaya yang menyuguhkan pengalaman lari melintasi situs-situs bersejarah.

Sebanyak 9.000 peserta dari berbagai penjuru Nusantara hingga mancanegara tampak memadati area start dengan semangat tinggi. Untuk mengakomodasi minat masyarakat yang sangat beragam, panitia penyelenggara menghadirkan tiga kategori jarak tempuh yang inklusif, yakni 10K untuk para pelari profesional dan hobi, serta 5K dan 3K yang lebih santai bagi keluarga maupun pemula. Namun, di balik kemeriahan fisik tersebut, ada sebuah revolusi digital yang tengah berlangsung secara masif.

Read Also

8 Inspirasi Pagar Hidup dari Tanaman Rambat: Solusi Hunian Tropis yang Sejuk, Asri, dan Privat

8 Inspirasi Pagar Hidup dari Tanaman Rambat: Solusi Hunian Tropis yang Sejuk, Asri, dan Privat

Sinergi Strategis: Olahraga, Budaya, dan Pemberdayaan Ekonomi

Keberhasilan perhelatan akbar ini tidak terlepas dari dukungan penuh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) yang bertindak sebagai sponsor utama. Kehadiran BRI di ajang ini membawa misi yang jauh lebih dalam dari sekadar branding produk. BRI hadir sebagai motor penggerak transformasi digital untuk memastikan bahwa ekosistem keuangan masa depan kini berada dalam satu genggaman masyarakat.

Kusdinar Wiraputra, Regional CEO BRI Yogyakarta, dalam sebuah sesi wawancara eksklusif di kawasan Malioboro, menekankan bahwa partisipasi BRI dalam Jogja 10K 2026 adalah bentuk nyata komitmen bank dalam memberdayakan ekonomi lokal. Hal ini dibuktikan dengan pelibatan 45 tenant lokal yang merupakan pelaku UMKM unggulan Yogyakarta. Seluruh tenant tersebut telah dibekali dengan perangkat pembayaran digital mutakhir, mulai dari QRIS hingga mesin EDC BRI.

Read Also

Solusi Cerdas IRT Modern: Strategi Mandiri Pangan Lewat Ternak Mini dan Kebun Sayur di Lahan Terbatas

Solusi Cerdas IRT Modern: Strategi Mandiri Pangan Lewat Ternak Mini dan Kebun Sayur di Lahan Terbatas

“Langkah strategis ini menempatkan BRI sebagai institusi keuangan yang sangat relevan dengan gaya hidup sehat dan komunitas aktif. Kami ingin menunjukkan bahwa perbankan modern bisa menyatu dengan keceriaan masyarakat di ruang publik tanpa sekat birokrasi yang kaku,” ujar Kusdinar dengan penuh optimisme.

Mendorong Digitalisasi Lewat Pengalaman Nyata

Melalui ajang Jogja 10K, BRI membidik akselerasi digitalisasi secara masif dengan mendorong penggunaan aplikasi BRImo. Kawasan wisata seperti Malioboro, yang biasanya didominasi oleh transaksi tunai, kini perlahan bertransformasi menjadi area cashless society. Upaya ini bukan hanya soal teknologi, melainkan perubahan perilaku (behavioral change) masyarakat dalam bertransaksi.

BRI juga menyasar akuisisi nasabah baru dari kalangan masyarakat produktif dan komunitas pelari yang dikenal memiliki mobilitas tinggi. Dengan fitur pembukaan rekening secara daring (online) melalui aplikasi BRImo, para peserta lari tidak perlu lagi meluangkan waktu untuk datang ke kantor cabang. Hanya dalam hitungan menit, mereka sudah resmi menjadi bagian dari ekosistem perbankan digital terbesar di Indonesia.

Read Also

Solusi Cerdas Lahan Terbatas: 10 Jenis Tanaman Buah Mini yang Wajib Ada di Rumah Subsidi

Solusi Cerdas Lahan Terbatas: 10 Jenis Tanaman Buah Mini yang Wajib Ada di Rumah Subsidi

“Kami ingin menjangkau komunitas pelari yang dinamis ini agar mereka merasakan kemudahan fitur perbankan yang serba instan. Aktivasi layanan digital menjadi prioritas kami agar manfaatnya bisa langsung dirasakan saat itu juga,” tambah Kusdinar.

BRImo: Ekosistem All-in-One dalam Genggaman Pelari

Bagi para peserta yang datang dari luar kota atau bahkan luar negeri, aplikasi BRImo hadir sebagai solusi total yang sangat praktis. Bayangkan, mulai dari pembelian tiket event Jogja 10K, pemesanan tiket pesawat atau kereta api (KAI), hingga transaksi valuta asing (valas) bagi pelari mancanegara, semuanya dapat diselesaikan melalui satu pintu aplikasi. Ini adalah bentuk efisiensi yang sangat dibutuhkan oleh kaum urban saat ini.

Tak hanya urusan perjalanan dan kompetisi, BRImo juga menyentuh aspek kesehatan dan investasi nasabahnya. Tersedia fitur pembelian obat-obatan secara daring serta investasi emas yang sangat mudah diakses. Ini menunjukkan bahwa BRI memahami kebutuhan atlet dan penghobi lari yang tidak hanya fokus pada performa di lintasan, tetapi juga manajemen kesehatan dan finansial jangka panjang.

Strategi ‘Habit-Forming’ dan Promo Menarik

Untuk memeriahkan suasana sekaligus mengedukasi masyarakat, BRI meluncurkan program promo yang sangat menarik. Pengunjung yang telah mengunduh BRImo dan melakukan minimal tiga kali transaksi di tenant resmi Jogja 10K berhak mendapatkan diskon eksklusif dan berbagai fasilitas menarik lainnya. Penetapan angka ‘tiga kali transaksi’ ini bukanlah tanpa alasan.

BRI secara sengaja menerapkan strategi habit-forming atau pembentukan kebiasaan baru. Dengan bertransaksi minimal tiga kali, diharapkan masyarakat mulai merasakan sendiri betapa praktis dan amannya menggunakan QRIS dibandingkan harus repot mencari uang kembalian atau membawa dompet yang tebal. Pengalaman langsung inilah yang menjadi kunci utama dalam menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan transaksi digital di masa depan.

“Edukasi melalui pengalaman nyata jauh lebih efektif daripada sekadar teori. Kami ingin memberikan stimulus agar transformasi menuju ekosistem tanpa tunai di Yogyakarta dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh,” tegas Kusdinar.

Sentuhan Prestisius: Kartu Debit Co-Branding FC Barcelona

Sebagai daya tarik tambahan bagi para pecinta olahraga, BRI juga memperkenalkan produk eksklusif yang sangat prestisius, yaitu Kartu Debit BRI co-branding Club Barcelona. Kartu ini bukan sekadar alat bayar, melainkan simbol gaya hidup bagi mereka yang mencintai dunia olahraga internasional. Nasabah memiliki kesempatan langka untuk memiliki kartu dengan desain khusus klub sepak bola raksasa dunia tersebut hanya dengan melakukan pembukaan rekening selama acara berlangsung.

Secara keseluruhan, kehadiran BRI dalam Jogja 10K 2026 telah memberikan warna baru bagi wajah perbankan nasional. Dengan menyatukan semangat sportivitas, kekayaan budaya lokal, dan inovasi teknologi digital, BRI tidak hanya sukses memfasilitasi sebuah ajang olahraga, tetapi juga berhasil memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di Yogyakarta. Transformasi digital ini diharapkan terus berlanjut, membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia menuju masa depan keuangan yang lebih inklusif dan modern.

Dina Larasati

Dina Larasati

Lifestyle enthusiast yang selalu mengikuti tren terkini dan dunia hiburan untuk kanal Kilat Hot.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *