Tak Terima Difitnah Kuasai 750 Dapur Makan Bergizi Gratis, Uya Kuya Resmi Polisikan Penyebar Hoaks

Budi Santoso | UpdateKilat
19 Apr 2026, 16:55 WIB
Tak Terima Difitnah Kuasai 750 Dapur Makan Bergizi Gratis, Uya Kuya Resmi Polisikan Penyebar Hoaks

UpdateKilat — Kabar miring yang menyeret nama Anggota DPR RI, Uya Kuya, akhirnya berujung ke ranah hukum. Presenter kondang yang kini berkiprah di panggung politik tersebut dibuat meradang oleh tudingan tak berdasar yang menyebut dirinya mengelola 750 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Narasi yang telanjur viral di media sosial tersebut dianggap telah membunuh karakternya dan memicu badai hujatan dari netizen yang tidak berkesudahan.

Gerah dengan serangan personal yang terus mengalir, Uya Kuya memutuskan untuk tidak tinggal diam. Ia secara resmi melaporkan sejumlah akun yang dianggap bertanggung jawab atas penyebaran informasi menyesatkan tersebut ke Polda Metro Jaya. Langkah ini diambil sebagai bentuk pertahanan diri terhadap narasi yang dinilai sangat merugikan integritasnya sebagai wakil rakyat. Berdasarkan data yang dihimpun, laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/2746/IV/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 18 April 2026.

Read Also

Guncangan Magnitudo 5,9 Getarkan Nias Utara: Pahami Risiko dan Langkah Penyelamatan Diri Saat Gempa

Guncangan Magnitudo 5,9 Getarkan Nias Utara: Pahami Risiko dan Langkah Penyelamatan Diri Saat Gempa

Langkah Tegas Melawan Fitnah Digital

Keputusan Uya untuk menempuh jalur hukum bukanlah tanpa alasan. Baginya, spekulasi liar di jagat maya tersebut telah melampaui batas kritik wajar. Pihak kepolisian pun telah memberikan konfirmasi resmi mengenai adanya pengaduan dari sang legislator tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, menyatakan bahwa laporan terkait dugaan penyebaran hoaks ini sudah diterima dan sedang dalam tahap penelitian awal.

“Iya benar, saudara Uya Kuya sudah membuat laporan polisi terkait hoaks tersebut,” ujar Budi Hermanto dalam keterangan resminya pada Minggu (19/4/2026). Ia menjelaskan bahwa substansi laporan tersebut berkaitan erat dengan dugaan penyebaran informasi tidak benar yang sengaja diembuskan melalui platform media sosial untuk menggiring opini negatif terhadap pelapor.

Read Also

Polri Bentuk Satgas Haji dan Umrah: Langkah Tegas Lindungi Jamaah dari Jeratan Mafia Travel

Polri Bentuk Satgas Haji dan Umrah: Langkah Tegas Lindungi Jamaah dari Jeratan Mafia Travel

Polisi Dalami Dalang di Balik Narasi Bohong

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman intensif dan belum mengungkap secara spesifik siapa saja pemilik akun yang dilaporkan oleh Uya Kuya. Penyelidikan ke depan akan difokuskan pada penelusuran digital untuk menemukan dalang utama di balik isu tersebut. Polisi menekankan bahwa kasus ini akan diproses sesuai aturan hukum mengenai penyebaran berita bohong yang dapat menimbulkan kegaduhan.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan klaim fantastis yang menyatakan bahwa Uya mendapatkan keuntungan besar dengan menguasai ratusan dapur SPPG. Namun, hal itu dibantah keras karena dianggap tidak logis dan tidak memiliki dasar bukti yang kuat. Istri Uya, Astrid Kuya, juga sempat meluapkan kekecewaannya dan menuntut tanggung jawab dari para pembuat konten yang tidak bertanggung jawab. Kini, dengan bergulirnya proses hukum, Uya Kuya berharap kebenaran dapat terungkap dan nama baiknya dapat dipulihkan sepenuhnya dari tudingan miring terkait program Makan Bergizi Gratis tersebut.

Read Also

Mendagri Tito Karnavian Bedah Akar Korupsi Kepala Daerah: Sistem Pilkada Langsung Perlu Dievaluasi?

Mendagri Tito Karnavian Bedah Akar Korupsi Kepala Daerah: Sistem Pilkada Langsung Perlu Dievaluasi?
Budi Santoso

Budi Santoso

Wartawan senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang berita politik dan peristiwa untuk Kilat News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *