Astra Otoparts (AUTO) Tebar Dividen Rp1,1 Triliun, Yusak Kristian Resmi Jabat Presiden Direktur Baru

Kevin Wijaya | UpdateKilat
19 Apr 2026, 20:55 WIB
Astra Otoparts (AUTO) Tebar Dividen Rp1,1 Triliun, Yusak Kristian Resmi Jabat Presiden Direktur Baru

UpdateKilat — Raksasa komponen otomotif tanah air, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), kembali menunjukkan taringnya dengan mengumumkan pembagian dividen tunai fantastis senilai Rp1,1 triliun. Keputusan krusial ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian laba bersih perseroan yang menyentuh angka Rp2,2 triliun sepanjang tahun buku 2025.

Secara terperinci, para pemegang saham akan menerima total dividen sebesar Rp229 per lembar saham. Perlu dicatat bahwa distribusi keuntungan ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa dividen interim sebesar Rp29 per saham atau setara Rp284,36 miliar yang telah disalurkan pada 24 Oktober 2025 lalu.

Kabar yang paling dinanti adalah pembagian dividen final sebesar Rp170 per saham atau total Rp819,35 miliar. Rencananya, dana segar ini akan mendarat di rekening pemegang saham pada 15 Mei 2026, dengan tanggal pencatatan (recording date) jatuh pada 4 Mei 2026. Sementara itu, sisa dari laba bersih yang tidak dibagikan akan dialokasikan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur modal perusahaan.

Read Also

AADI Siapkan Amunisi Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham, Upaya Perkuat Nilai Fundamental di Pasar Modal

AADI Siapkan Amunisi Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham, Upaya Perkuat Nilai Fundamental di Pasar Modal

Rejuvenasi Kepemimpinan di Tubuh Astra Otoparts

Selain membawa kabar gembira mengenai dividen tunai, RUPST kali ini juga menjadi panggung perubahan besar dalam struktur organisasi perusahaan. Manajemen melakukan perombakan strategis pada jajaran Direksi dan Komisaris guna menyelaraskan langkah dengan tantangan bisnis otomotif di masa depan.

Momentum ini ditandai dengan pengunduran diri Hamdani Dzulkarnaen S. dari posisi Presiden Direktur serta Gidion Hasan yang sebelumnya menjabat Presiden Komisaris. Sebagai suksesor, pemegang saham memberikan mandat kepada Yusak Kristian Solaeman untuk menakhodai perseroan sebagai Presiden Direktur yang baru. Sementara itu, kursi Presiden Komisaris kini dipercayakan kepada Thomas Junaidi Alim W.

Meskipun menanggalkan jabatan lamanya, Gidion Hasan tetap memberikan kontribusi bagi perusahaan dengan mengemban tugas baru sebagai salah satu anggota Dewan Komisaris. Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk menjaga stabilitas dan transfer pengetahuan di level eksekutif Astra Otoparts.

Read Also

Strategi Baru PT Timah Tbk: Rotasi Direksi di Tengah Ambisi Memperkuat Kinerja dan Tata Kelola BUMN

Strategi Baru PT Timah Tbk: Rotasi Direksi di Tengah Ambisi Memperkuat Kinerja dan Tata Kelola BUMN

Formasi Baru Jajaran Pengurus Perseroan

Berikut adalah susunan terbaru manajemen PT Astra Otoparts Tbk yang akan mengawal arah bisnis perusahaan ke depan:

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris: Thomas Junaidi Alim
  • Komisaris Independen: Bambang Widjanarko E.S.
  • Komisaris Independen: Agus Tjahajana Wirakusumah
  • Komisaris Independen: Djangkep Budhi Santoso
  • Komisaris: Gunawan Geniusahardja
  • Komisaris: Sudirman Maman Rusdi
  • Komisaris: Gidion Hasan

Jajaran Direksi

  • Presiden Direktur: Yusak Kristian Solaeman
  • Direktur: Tujuh Martogi Siahaan
  • Direktur: Ronny Kusgianta
  • Direktur: Sophie Handili
  • Direktur: Abun Gunawan
  • Direktur: Prihatanto Agung Lesmono
  • Direktur: Andi Gunanto

Perubahan nakhoda dan pembagian profit yang signifikan ini diharapkan mampu memberikan sentimen positif bagi investor di pasar modal, sekaligus memperkokoh posisi AUTO sebagai pemimpin pasar di industri suku cadang kendaraan bermotor.

Read Also

Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Retak, Bursa Asia Terjebak dalam Ketidakpastian Ekonomi

Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Retak, Bursa Asia Terjebak dalam Ketidakpastian Ekonomi
Kevin Wijaya

Kevin Wijaya

Analis pasar modal dan praktisi investasi yang membantu menyederhanakan info finansial di Kilat Saham.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *