7 Urutan Dzikir Setelah Sholat Fardhu Sesuai Sunnah: Lengkap dengan Arab, Latin, dan Maknanya

Ustadzah Sarah | UpdateKilat
19 Apr 2026, 12:58 WIB
7 Urutan Dzikir Setelah Sholat Fardhu Sesuai Sunnah: Lengkap dengan Arab, Latin, dan Maknanya

UpdateKilat — Menyempurnakan ibadah sholat tidak berhenti pada salam terakhir. Bagi seorang Muslim, momen setelah sholat fardhu adalah waktu yang sangat mustajab untuk merajut koneksi spiritual lebih dalam dengan Sang Pencipta. Mengamalkan dzikir dan doa bukan sekadar rutinitas, melainkan warisan berharga dari para as-salafus shalih yang memberikan ketenangan batin luar biasa.

Allah SWT sendiri telah mengingatkan hamba-Nya melalui QS. Al-Ahzab ayat 41 agar senantiasa berzikir sebanyak-banyaknya. Praktik ini bukan tanpa alasan; dengan istiqamah melakukan dzikir setelah sholat, kita tidak hanya memohon ampunan, tetapi juga membangun benteng perlindungan dari segala keburukan duniawi.

Imam Nawawi, dalam karya monumentalnya Al-Adzkar, menjelaskan bahwa para ulama telah mencapai konsensus mengenai kesunnahan berdzikir usai sholat. Berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW, berikut adalah 7 bacaan dzikir utama yang dapat Anda amalkan:

Read Also

Menghadapi Langit yang Tak Kunjung Terang: Panduan Doa dan Amalan Agar Cuaca Kembali Cerah

Menghadapi Langit yang Tak Kunjung Terang: Panduan Doa dan Amalan Agar Cuaca Kembali Cerah

1. Istighfar: Memohon Ampunan Atas Kekurangan Ibadah

Langkah pertama setelah salam adalah mengakui kerendahan hati kita di hadapan Allah. Istighfar dibaca sebanyak 3 kali untuk memohon ampun atas segala kekurangan saat menjalankan sholat.

Arab: أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمَ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Latin: Astaghfirullahal-‘adzim, alladzi laa ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaih.

Artinya: “Saya mohon ampun kepada Allah yang Maha Besar, tidak ada tuhan melainkan Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus makhluk-Nya, dan saya bertobat kepada-Nya.”

2. Doa Keselamatan (Allahumma Antas Salaam)

Setelah memohon ampun, kita mengakui bahwa keselamatan hanya datang dari Allah SWT. Doa ini dibaca 1 kali sebagai pengakuan atas keagungan-Nya.

Arab: للَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام

Latin: Allahumma antas salaam, wa minkas salaam, wa ilaika ya’uudus salaam, fahayyinaa rabbanaa bis salaam, wa adkhilnal jannata daaras salaam, tabaarokta rabbanaa wa ta’aalaita yaa dzal jalaali wal ikraam.

Read Also

Panduan Lengkap Umrah Mandiri bagi Pemula: Strategi Ibadah Nyaman dan Hemat Tanpa Travel

Panduan Lengkap Umrah Mandiri bagi Pemula: Strategi Ibadah Nyaman dan Hemat Tanpa Travel

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Zat yang mempunyai kesejahteraan dan dari-Mu lah kesejahteraan itu… Maha Berkah Engkau, wahai Tuhan kami, dan Maha Tinggi Engkau, wahai Zat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.”

3. Doa Warid: Penegasan Tauhid

Bacaan ini mengandung pengakuan bahwa tidak ada kekuatan selain milik Allah. Ini adalah fondasi utama bagi setiap doa harian kita.

Arab: لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيْتُ وَهُ وهو عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْر

Latin: Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyi wa yumiitu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir.

Artinya: “Tidak ada yang berhak disembah selain Allah. Dia Yang Maha Tunggal tidak ada sekutu bagi-Nya…”

4. Memohon Perlindungan dari Api Neraka

Rasulullah SAW memberikan pesan khusus bagi mereka yang membaca doa ini sebanyak 7 kali setelah sholat Maghrib dan Subuh. Jika ajal menjemput di waktu tersebut, maka ia telah ditetapkan mendapat perlindungan dari api neraka.

Read Also

Khutbah Jumat Akhir Syawal: Menakar Istiqamah dan Kesalehan Pasca Ramadhan

Khutbah Jumat Akhir Syawal: Menakar Istiqamah dan Kesalehan Pasca Ramadhan

Arab: اللَّهُمَّ أَجِرْنَا مِنَ النَّارِ

Latin: Allahumma ajirna minan naar. (Dibaca 3x atau 7x).

Artinya: “Ya Allah, lindungilah kami dari api neraka.”

5. Tasbih, Tahmid, dan Takbir (Siklus 33 Kali)

Amalan ini sangat populer namun memiliki bobot pahala yang luar biasa. Jika ditutup dengan kalimat tauhid hingga berjumlah 100, maka dosa-dosa seorang hamba akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.

  • Tasbih (33x): Subhanallah (Maha Suci Allah)
  • Tahmid (33x): Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah)
  • Takbir (33x): Allahu Akbar (Allah Maha Besar)

Penutup ke-100: Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir.

6. Ayat Kursi: Jembatan Menuju Surga

Membaca Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255) adalah kunci perlindungan diri. Dalam hadits disebutkan, barangsiapa yang membacanya setelah sholat fardhu, tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian.

Cari tahu lebih lanjut tentang keutamaan Ayat Kursi dalam kehidupan sehari-hari.

7. Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Terakhir, tutuplah dzikir Anda dengan membaca tiga surah pendek ini. Pada waktu Subuh dan Maghrib, sangat disarankan untuk mengulanginya masing-masing sebanyak 3 kali sebagai benteng dari gangguan jin dan manusia sepanjang hari.

Dengan menjalankan rangkaian dzikir ini secara rutin, sholat fardhu kita tidak hanya menjadi kewajiban yang gugur, tapi benar-benar menjadi sarana transformasi diri menuju pribadi yang lebih tenang dan bertakwa.

Ustadzah Sarah

Ustadzah Sarah

Penulis konten religi dan lulusan studi Islam yang berdedikasi menyebarkan konten positif di Kilat Islami.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *