Proyeksi IHSG 10 April 2026: Di Tengah Bayang-bayang Koreksi, Cek Rekomendasi Saham BUMI, CPIN hingga MDKA

Kevin Wijaya | UpdateKilat
10 Apr 2026, 08:55 WIB
Proyeksi IHSG 10 April 2026: Di Tengah Bayang-bayang Koreksi, Cek Rekomendasi Saham BUMI, CPIN hingga MDKA

UpdateKilat — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menghadapi ujian cukup berat pada penghujung pekan ini, Jumat (10/4/2026). Meskipun sempat mencatatkan performa positif pada hari sebelumnya, para pelaku pasar kini perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi koreksi yang mungkin terjadi di lantai bursa.

Review Pasar: Penguatan yang Semu?

Menilik data perdagangan pada Kamis (9/4/2026), IHSG sebenarnya berhasil mendarat di zona hijau dengan kenaikan tipis 0,39% ke level 7.307,58. Namun, penguatan ini dibayangi oleh aksi lepas saham masif oleh investor asing yang mencatatkan nilai jual bersih (net sell) mencapai Rp 1,77 triliun. Sejumlah saham blue chip seperti BBCA, BBRI, BMRI, hingga BRPT menjadi sasaran utama aksi jual tersebut.

Read Also

Langkah Berani OJK di Panggung Dunia: MSCI Akui Transformasi Besar Pasar Modal Indonesia

Langkah Berani OJK di Panggung Dunia: MSCI Akui Transformasi Besar Pasar Modal Indonesia

Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, mengungkapkan bahwa analisis saham terkini menunjukkan adanya potensi pelemahan untuk perdagangan hari ini. Ia memproyeksikan IHSG akan bergerak pada rentang support di level 7.250-7.300, sementara level resistance berada di kisaran 7.330-7.400.

Analisis Teknikal dan Sentimen Pasar

Senada dengan pandangan tersebut, tim riset Kiwoom Sekuritas Indonesia mencatat bahwa secara teknikal, posisi penutupan indeks masih bertahan di atas Moving Average (MA) 20 harian. Angka 7.230 kini menjadi titik pertahanan atau support terdekat yang krusial. Investor disarankan untuk memantau apakah level ini mampu dijaga dengan baik di akhir pekan.

“Jika sentimen pasar berbalik tidak kondusif, sangat disarankan bagi para trader untuk mulai mengurangi posisi demi menjaga profil risiko,” tulis laporan tersebut. Kondisi nilai tukar Rupiah yang berada di kisaran Rp 17.063 per Dolar AS juga menjadi faktor makro yang patut diperhatikan dalam investasi saham saat ini.

Read Also

Cinema XXI Guyur Investor Dividen Rp 979 Miliar, Cek Jadwal Lengkap Pembagian CNMA

Cinema XXI Guyur Investor Dividen Rp 979 Miliar, Cek Jadwal Lengkap Pembagian CNMA

Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini

Meskipun pasar dibayangi potensi koreksi, masih terdapat peluang pada sejumlah emiten yang memiliki formasi teknikal menarik. Berikut adalah Trading Idea yang dirangkum untuk para investor:

  • BUMI (PT Bumi Resources Tbk): Direkomendasikan Buy on Weakness di area 236-242. Target harga terdekat berada di 248-252 dengan batas cut loss di bawah 236.
  • CPIN (PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk): Strategi Speculative Buy dengan area beli 4.370-4.400. Target kenaikan di 4.450-4.500 dan cut loss jika menembus ke bawah 4.300.
  • INDY (PT Indika Energy Tbk): Speculative Buy pada rentang 3.630-3.650. Target profit di kisaran 3.700-3.780 dengan pengamanan risiko di bawah 3.600.
  • ESSA (PT Essa Industries Tbk): Area beli potensial di 720-730. Target harga menuju 740-755 dan batas cut loss di 710.
  • RAJA (PT Rukun Raharja Tbk): Speculative Buy di area 4.210-4.240. Target terdekat 4.280-4.340 dengan level cut loss di 4.200.
  • MDKA (PT Merdeka Copper Gold Tbk): Area masuk di 3.200-3.230 dengan target profit 3.300-3.350 dan batas risiko di 3.180.

Kondisi Sektoral

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, sektor konsumen siklikal memimpin penguatan dengan kenaikan 1,99%, disusul oleh sektor energi sebesar 1,82%. Di sisi lain, beberapa saham seperti ITMG mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 3,63% ke level Rp 27.125, sementara PTRO juga menguat tipis ke posisi Rp 5.250.

Read Also

Sinyal Positif! Komisaris Petrosea (PTRO) Pertebal Kepemilikan Saham di Tengah Ekspansi Proyek Masela

Sinyal Positif! Komisaris Petrosea (PTRO) Pertebal Kepemilikan Saham di Tengah Ekspansi Proyek Masela

Bagi Anda yang ingin mendalami dinamika pasar modal lebih lanjut, pastikan untuk selalu melakukan riset mandiri. Indeks Harga Saham Gabungan yang fluktuatif menuntut kedisiplinan dalam menerapkan strategi money management.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan paksaan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca dengan mempertimbangkan segala risiko yang ada.

Kevin Wijaya

Kevin Wijaya

Analis pasar modal dan praktisi investasi yang membantu menyederhanakan info finansial di Kilat Saham.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *