Liliek Prisbawono Adi Resmi Dilantik Jadi Hakim MK, Siap Teruskan Estafet Anwar Usman

Budi Santoso | UpdateKilat
10 Apr 2026, 14:01 WIB
Liliek Prisbawono Adi Resmi Dilantik Jadi Hakim MK, Siap Teruskan Estafet Anwar Usman

UpdateKilat — Sebuah babak baru dalam sejarah peradilan konstitusi Indonesia resmi dimulai. Di bawah saksi bisu kemegahan Istana Negara, Jakarta, Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyaksikan prosesi pengucapan sumpah jabatan Liliek Prisbawono Adi sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia pada Kamis (5/2/2026).

Langkah Liliek menuju kursi Mahkamah Konstitusi ini merupakan bagian dari proses regenerasi lembaga pengawal konstitusi tersebut. Beliau hadir untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Anwar Usman, yang dijadwalkan memasuki masa purna tugas pada 6 April 2026 mendatang.

Landasan Hukum dan Proses Pengangkatan

Pengangkatan Liliek Prisbawono Adi tidak datang begitu saja. Mandat ini tertuang secara resmi dalam Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 36/P Tahun 2026. Dokumen negara tersebut mengatur tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi yang diajukan oleh Mahkamah Agung (MA).

Read Also

Menhub Dudy Purwagandhi Pastikan Terminal 2F Soetta Siap Layani Arus Jemaah Haji 2026 yang Masif

Menhub Dudy Purwagandhi Pastikan Terminal 2F Soetta Siap Layani Arus Jemaah Haji 2026 yang Masif

“Mengangkat Liliek Prisbawono Adi sebagai Hakim Konstitusi terhitung sejak pengucapan sumpah,” demikian petikan bunyi Keppres yang dibacakan dalam seremoni tersebut, menandai dimulainya tanggung jawab besar bagi sang mantan Hakim Tinggi.

Sumpah Setia di Hadapan Kepala Negara

Dengan nada suara yang mantap dan penuh wibawa, Liliek mengucapkan sumpah dan janjinya di hadapan Presiden Prabowo. Dalam kutipan sumpahnya, ia menegaskan komitmen untuk menjaga integritas dan keadilan demi bangsa.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut Undang-Undang Dasar 1945 serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” ucap Liliek dengan khidmat.

Dihadiri Deretan Tokoh Penting Nasional

Peristiwa bersejarah ini turut disaksikan oleh jajaran elit pemerintahan. Hadir mendampingi Presiden, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, hingga Ketua DPD RI Sutan Najamuddin. Tak ketinggalan, jajaran menteri kabinet turut hadir, mulai dari Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra hingga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Read Also

Skandal Korupsi di Tulungagung: Bupati Gatut Sunu Wibowo Resmi Jadi Tersangka KPK Atas Dugaan Pemerasan

Skandal Korupsi di Tulungagung: Bupati Gatut Sunu Wibowo Resmi Jadi Tersangka KPK Atas Dugaan Pemerasan

Kehadiran para pucuk pimpinan keamanan seperti Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Herindra semakin menegaskan urgensi acara ini bagi stabilitas hukum nasional.

Profil Singkat Liliek Prisbawono Adi

Sebelum mengemban amanah sebagai Hakim MK, Liliek Prisbawono Adi bukanlah sosok asing di dunia peradilan. Beliau memiliki rekam jejak yang panjang, termasuk pernah menduduki posisi strategis sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Sebelum dilantik hari ini, jabatan terakhir yang ia emban adalah Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Medan.

Momen Haru Perpisahan Anwar Usman

Di sisi lain, prosesi ini juga membawa nuansa reflektif seiring berakhirnya masa pengabdian Anwar Usman. Pria yang telah mengabdi selama 15 tahun di MK tersebut telah menyampaikan salam perpisahan dalam sidang pleno beberapa waktu lalu.

Read Also

Drama ‘Starling’ di Kuningan: Viral Emak-emak Ngamuk Saat Ditertibkan, Satpol PP Pilih Jalur Humanis

Drama ‘Starling’ di Kuningan: Viral Emak-emak Ngamuk Saat Ditertibkan, Satpol PP Pilih Jalur Humanis

“Mungkin ini sidang terakhir yang saya ikuti. Dari lubuk hati yang amat dalam, saya menyampaikan permohonan maaf atas segala hal yang kurang berkenan selama masa pengabdian saya,” tutur Anwar dalam momen emosional saat membacakan putusan perkara terakhirnya.

Kini, publik menaruh harapan besar pada pundak Liliek Prisbawono Adi untuk terus menjaga marwah keadilan hukum di Indonesia, memastikan konstitusi tetap tegak berdiri di atas segala kepentingan politik maupun golongan.

Budi Santoso

Budi Santoso

Wartawan senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang berita politik dan peristiwa untuk Kilat News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *