Kinerja Solid! AVIA Siap Guyur Dividen Rp 1,36 Triliun, Intip Besaran per Sahamnya
UpdateKilat — Kabar gembira menyelimuti para pemegang saham emiten produsen cat raksasa tanah air, PT Avia Avian Tbk (AVIA). Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis, 9 April 2026, perseroan secara resmi mengetok palu untuk membagikan dividen tunai dengan total nilai fantastis mencapai Rp 1,36 triliun.
Keputusan strategis ini merupakan bentuk apresiasi nyata Avian Brands atas kepercayaan para investor. Setiap pemegang satu lembar saham AVIA nantinya akan mengantongi dana segar sebesar Rp 23. Angka ini mencerminkan komitmen perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan pemberian imbal hasil (yield) yang berkelanjutan di pasar modal.
Rasio Pembayaran yang Melampaui Target
Secara mendalam, total dividen yang digelontorkan ini setara dengan 78,18 persen dari total laba bersih yang berhasil dikumpulkan sepanjang tahun buku 2025. Perlu dicatat bahwa nilai tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp 654 miliar yang telah disetorkan ke rekening pemegang saham pada November 2025 lalu.
Strategi Indocement (INTP) Perkuat Kepercayaan Pasar Lewat Aksi Buyback Rp 750 Miliar
Menariknya, meskipun Avian Brands secara resmi memiliki kebijakan pembagian dividen minimal 50 persen dari laba bersih, realisasinya dalam beberapa tahun terakhir justru jauh melampaui angka tersebut. Perseroan secara konsisten menjaga payout ratio di level atas 80 persen, sebuah sinyal positif bagi para pencari pasif income di sektor industri bahan bangunan.
Fondasi Keuangan yang Tangguh di Tengah Tantangan
Langkah berani menebar dividen triliunan rupiah ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan laporan yang dihimpun tim redaksi, kinerja keuangan PT Avia Avian Tbk tetap berdiri kokoh meski dinamika pasar global dan domestik cukup menantang sepanjang 2025.
Perseroan sukses membukukan laba bersih sebesar Rp 1,7 triliun, tumbuh positif sebesar Rp 80 miliar jika dibandingkan dengan pencapaian tahun sebelumnya. Efisiensi operasional dan pengendalian biaya yang ketat menjadi kunci utama Avian Brands dalam mengamankan marjin laba bersih di level 21,5 persen.
IHSG Hari Ini: Indeks Melaju di Level 7.663, Sektor Transportasi dan Saham CDIA Jadi Primadona Buka Pekan
Berikut adalah beberapa indikator kesehatan finansial AVIA sepanjang 2025:
- Return on Asset (ROA): Berada di angka 15,7 persen, menunjukkan efektivitas perusahaan dalam mengelola aset.
- Return on Equity (ROE): Mencapai 18,3 persen, yang menandakan tingkat profitabilitas yang kuat bagi ekuitas pemegang saham.
- Marjin Laba Bersih: Stabil di angka 21,5 persen di tengah tekanan biaya bahan baku.
Strategi Masa Depan dan Ekspansi Bisnis
Meski royal dalam membagikan keuntungan, manajemen AVIA tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengelola modal. Perseroan tetap memprioritaskan belanja modal (Capex) yang terukur untuk memastikan pertumbuhan bisnis jangka panjang tetap terjaga.
Selain itu, Avian Brands juga masih memiliki amunisi yang cukup untuk melakukan aksi korporasi lainnya, seperti buyback saham maupun membidik peluang akuisisi strategis. Dengan struktur neraca yang sehat dan likuiditas yang melimpah, perseroan optimis dapat terus meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan di masa mendatang.
AADI Siapkan Amunisi Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham, Upaya Perkuat Nilai Fundamental di Pasar Modal