Visi Besar Prabowo Subianto: Menjadikan Indonesia Raksasa Otomotif Dunia Melalui National Champion

Budi Santoso | UpdateKilat
09 Apr 2026, 17:55 WIB
Visi Besar Prabowo Subianto: Menjadikan Indonesia Raksasa Otomotif Dunia Melalui National Champion

UpdateKilat — Di tengah ambisi besar untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional, Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekadnya untuk membawa sektor otomotif tanah air naik kelas. Beliau memimpikan Indonesia tidak lagi sekadar menjadi pasar konsumsi bagi produk asing, melainkan bertransformasi menjadi produsen utama yang melahirkan raksasa-raksasa industri atau national champion yang mampu berbicara banyak di panggung global.

Visi ini disampaikan secara lugas oleh Presiden saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (Vektor Sakti Industries) di Magelang, Jawa Tengah. Dalam momen tersebut, Prabowo menekankan bahwa Indonesia harus memiliki keberanian untuk bersaing secara setara dengan negara-negara maju yang telah lebih dulu mendominasi pasar internasional.

Read Also

Komnas HAM Desak Puspom TNI Buka Akses Pemeriksaan 4 Tersangka Kasus Penyiraman Andrie Yunus

Komnas HAM Desak Puspom TNI Buka Akses Pemeriksaan 4 Tersangka Kasus Penyiraman Andrie Yunus

Belajar dari Kesuksesan Jepang dan Korea Selatan

Presiden Prabowo menarik perbandingan menarik dengan keberhasilan Jepang dan Korea Selatan dalam membangun identitas otomotif mereka. Menurutnya, keberhasilan kedua negara tersebut dalam menciptakan merek yang mendunia bukan terjadi secara kebetulan, melainkan melalui strategi industri otomotif yang terencana dan konsisten.

“Kalau Jepang punya Isuzu dan Hino, sementara Korea memiliki Hyundai dan Daewoo, saya menaruh harapan besar bahwa dalam beberapa tahun ke depan, kita akan melihat VKTR tumbuh sebagai salah satu champion kebanggaan Indonesia,” ujar Prabowo dengan penuh optimisme. Baginya, kehadiran industri lokal yang kuat adalah simbol dari kebangkitan teknologi sebuah bangsa.

Industrialisasi Sebagai Kunci Kebangkitan Ekonomi

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa kemajuan teknologi haruslah bermuara pada industrialisasi yang konkret agar memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Ia memandang bahwa teknologi yang tidak dikelola menjadi industri hanya akan menjadi potensi yang tersia-siakan.

Read Also

Babak Baru Korupsi Bea Cukai: KPK Sita Sejumlah Aset Elektronik Milik Bos PT Sinkos

Babak Baru Korupsi Bea Cukai: KPK Sita Sejumlah Aset Elektronik Milik Bos PT Sinkos

“Saya rasa industrialisasi adalah tahap akhir dari kebangkitan teknologi suatu bangsa. Teknologi harus diolah sedemikian rupa menjadi kekuatan industri sehingga memberikan dampak ekonomi yang luas,” tuturnya. Langkah ini dianggap krusial untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.

Transisi Energi dan Elektrifikasi Masa Depan

Selain fokus pada penguatan merek lokal, peresmian pabrik di Magelang ini juga menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah terhadap energi bersih. Di tengah ketidakpastian geopolitik global yang memicu krisis energi, Prabowo mengajak masyarakat untuk mulai beralih dari ketergantungan pada energi fosil menuju elektrifikasi.

“Bagaimanapun juga, kita harus hemat energi dan mulai bergerak menuju sumber energi yang terbarukan. Salah satu langkah strategis yang kita ambil adalah dengan mendorong penggunaan kendaraan listrik di berbagai sektor,” tambahnya. Penggunaan teknologi listrik diharapkan tidak hanya mengurangi polusi, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional agar tidak terus-menerus bergantung pada impor BBM.

Read Also

Skandal Foto AI di Aplikasi JAKI: Pramono Anung Resmi Bebastugaskan Lurah Kalisari dan Jajarannya

Skandal Foto AI di Aplikasi JAKI: Pramono Anung Resmi Bebastugaskan Lurah Kalisari dan Jajarannya

Dukungan Penuh dan Pemantauan Berkelanjutan

Presiden Prabowo memastikan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan para pelaku industri berjuang sendirian. Ia berkomitmen untuk terus memantau perkembangan industri otomotif nasional secara berkala dan siap turun tangan jika ditemukan hambatan yang menghambat pertumbuhan usaha.

“Saya akan terus memantau progres saudara-saudara sekalian. Jika ada kendala di lapangan, sampaikan melalui jalur yang ada. Kita akan selesaikan bersama karena saya menganggap industri ini sangat vital bagi masa depan bangsa,” pungkas Prabowo Subianto menutup sambutannya. Kehadiran fasilitas produksi di Jawa Tengah ini diharapkan menjadi pemantik bagi lahirnya inovasi-inovasi baru yang akan membawa nama Indonesia harum di kancah otomotif dunia.

Budi Santoso

Budi Santoso

Wartawan senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang berita politik dan peristiwa untuk Kilat News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *