IHSG Hari Ini: Antara Euforia dan Konsolidasi, Simak Strategi Cuan 9 April 2026

Kevin Wijaya | UpdateKilat
09 Apr 2026, 07:29 WIB
IHSG Hari Ini: Antara Euforia dan Konsolidasi, Simak Strategi Cuan 9 April 2026

UpdateKilat — Dinamika pasar modal tanah air kembali menunjukkan taringnya. Setelah mencatatkan lonjakan fantastis pada sesi sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini diprediksi akan bergerak dalam fase penguatan yang cenderung terbatas pada perdagangan Kamis, 9 April 2026. Para investor diharapkan tetap waspada meski optimisme pasar masih terasa kental.

Berdasarkan pantauan tim redaksi, indeks diproyeksikan akan bermain di rentang area 7.240 hingga 7.400. Pergerakan ini menyusul performa impresif IHSG yang sebelumnya melesat tajam 4,42% menuju level 7.279. Kendati dibarengi dengan volume pembelian yang masif, laju indeks saat ini terpantau masih tertahan oleh garis Moving Average (MA) 20 harian, yang menjadi indikator krusial dalam analisis teknikal.

Membaca Peta Jalan IHSG: Peluang dan Risiko

Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan pandangan mendalam mengenai posisi indeks saat ini. Menurutnya, secara teknikal IHSG sedang berada dalam fase wave (v) dari wave [c] dari wave A dalam label hitam. Kondisi ini menyiratkan bahwa pasar masih menyimpan risiko koreksi ke kisaran 6.745 hingga 6.849.

Read Also

Babak Baru Apple: Tim Cook Pamit, John Ternus Siap Nahkodai Raksasa Teknologi Dunia

Babak Baru Apple: Tim Cook Pamit, John Ternus Siap Nahkodai Raksasa Teknologi Dunia

“Namun, dalam skenario terbaiknya, jika IHSG telah menyelesaikan fase wave A pada label biru, maka terbuka peluang untuk melanjutkan reli penguatan menuju target 7.323 hingga 7.450,” ungkap Herditya. Level support saat ini dijaga ketat pada angka 7.020 dan 6.917, sementara level resistance krusial berada di 7.302 hingga 7.440.

Senada dengan hal tersebut, riset dari Pilarmas Investindo Sekuritas juga memproyeksikan potensi penguatan yang terbatas. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor makro, termasuk fluktuasi nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp17.000 per dolar AS, meskipun di sisi lain pasar mendapat angin segar dari meredanya harga minyak dunia akibat isu geopolitik global.

Rekomendasi Saham Pilihan untuk Trading Hari Ini

Bagi Anda yang mencari peluang di tengah volatilitas market, beberapa saham masuk dalam radar pantauan para ahli. Pilarmas Investindo Sekuritas menjatuhkan pilihan pada saham-saham berfundamental kuat seperti PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB).

Read Also

PT BSA Logistics Indonesia (WBSA) Resmi Melantai di Bursa, Incar Dana Segar Rp302 Miliar untuk Ekspansi

PT BSA Logistics Indonesia (WBSA) Resmi Melantai di Bursa, Incar Dana Segar Rp302 Miliar untuk Ekspansi

Sementara itu, bagi penggemar strategi buy on weakness, berikut adalah rincian teknikal dari rekomendasi saham MNC Sekuritas:

  • PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI): Menunjukkan penguatan signifikan 13,33% ke level 238. Disarankan masuk di area 212-228 dengan target harga di 262-280. Tetapkan stoploss di bawah 204.
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Berhasil menembus MA200 dengan volume tinggi. Area beli ideal berada di 775-830, dengan target profit di kisaran 940-980. Waspadai risiko jika harga turun di bawah 720.
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Menguat di atas MA60. Buy on weakness bisa dilakukan pada rentang 745-775 dengan target harga 815-850. Stoploss di bawah 710.
  • PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI): Masih dalam tren positif setelah naik 7,64%. Target penguatan dipatok pada 8.825 hingga 9.350 dengan area beli di 7.075-7.675.

Kilas Balik Sentimen Pasar

Lonjakan IHSG sebelumnya tidak lepas dari sentimen global, terutama kabar rencana gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran serta potensi pembukaan Selat Hormuz. Hal ini menjadi katalis positif bagi bursa regional Asia, termasuk Indonesia. Di sisi domestik, seluruh sektor saham terpantau menghijau dengan sektor basic materials memimpin kenaikan hingga 8,79%.

Read Also

Perkuat Amunisi Bisnis, Zyrex (ZYRX) Kantongi Fasilitas Kredit Rp178,8 Miliar dari Bank Permata

Perkuat Amunisi Bisnis, Zyrex (ZYRX) Kantongi Fasilitas Kredit Rp178,8 Miliar dari Bank Permata

Meski investasi saham menawarkan keuntungan menarik, investor diingatkan untuk tetap bijak. Keputusan beli atau jual sepenuhnya berada di tangan masing-masing individu dengan mempertimbangkan profil risiko dan analisis yang matang.

Kevin Wijaya

Kevin Wijaya

Analis pasar modal dan praktisi investasi yang membantu menyederhanakan info finansial di Kilat Saham.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *