Gibran Rakabuming Tegaskan Tak Ada Kenaikan Harga BBM: Fokus Lindungi Rakyat Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Budi Santoso | UpdateKilat
09 Apr 2026, 15:56 WIB
Gibran Rakabuming Tegaskan Tak Ada Kenaikan Harga BBM: Fokus Lindungi Rakyat Sesuai Arahan Presiden Prabowo

UpdateKilat — Di tengah dinamika situasi global yang kian tak menentu, diskursus mengenai stabilitas ekonomi domestik kembali menghangat. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini memberikan pernyataan tegas terkait usulan penyesuaian harga BBM yang dilontarkan oleh tokoh senior, Jusuf Kalla. Gibran menekankan bahwa pemerintah saat ini memiliki komitmen penuh untuk tidak mengambil langkah kenaikan harga, demi menjaga kesejahteraan masyarakat luas.

Prioritas Presiden Prabowo: Stabilitas Harga dan Daya Beli

Menanggapi saran dari mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengenai perlunya menaikkan harga bahan bakar untuk menyehatkan fiskal negara, Gibran menyatakan bahwa pemerintah sangat menghargai setiap aspirasi yang masuk. Namun, ia secara diplomatis menegaskan bahwa usulan tersebut tidak selaras dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto saat ini.

Read Also

Erupsi Gunung Dukono Hari Ini: Kolom Abu Membubung 1,4 Kilometer ke Langit Maluku Utara

Erupsi Gunung Dukono Hari Ini: Kolom Abu Membubung 1,4 Kilometer ke Langit Maluku Utara

“Pemerintah menghargai dan memberikan perhatian serius terhadap berbagai masukan yang ada, termasuk dari Bapak Jusuf Kalla terkait usulan untuk menaikkan harga BBM. Namun, mohon maaf, hal tersebut tidak sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo,” ungkap Gibran dengan lugas pada Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa instruksi Presiden sangat jelas dan tegas: jajaran kabinet harus memastikan harga BBM bersubsidi tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat kecil. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya efek berantai yang merugikan rakyat, seperti lonjakan harga kebutuhan pokok hingga biaya transportasi yang melambung.

Strategi Efisiensi dan Transisi Energi Terbarukan

Ketimbang mengambil jalan pintas dengan menaikkan harga, Gibran mengungkapkan bahwa pemerintah lebih memilih strategi efisiensi dan refocusing anggaran. Fokus utama pemerintah adalah memberikan perlindungan bagi lapisan masyarakat bawah agar tidak terbebani oleh gejolak ekonomi global.

Read Also

Mendagri Tito Karnavian Tekankan Transparansi Dana Otsus dan Keistimewaan demi Kesejahteraan Rakyat

Mendagri Tito Karnavian Tekankan Transparansi Dana Otsus dan Keistimewaan demi Kesejahteraan Rakyat

Lebih lanjut, pemerintah juga tengah memacu akselerasi transisi menuju penggunaan kendaraan listrik dan pengembangan energi terbarukan. Gibran menyoroti langkah nyata Presiden Prabowo yang baru-baru ini meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik di Magelang sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil secara bertahap.

Perspektif Jusuf Kalla Mengenai Beban Subsidi

Sebelumnya, Jusuf Kalla menyuarakan kekhawatiran mengenai defisit keuangan negara yang membengkak akibat subsidi energi yang terus menggelembung. Berbicara dari kediamannya di Jakarta Selatan, JK berpendapat bahwa penyesuaian harga merupakan langkah logis untuk mengurangi beban utang negara di masa depan.

“Kita minta agar dipertimbangkan untuk mengurangi defisit dan utang dengan cara mengurangi subsidi. Karena mengurangi subsidi berarti menaikkan harga,” tutur JK. Ia memandang bahwa mempertahankan harga mungkin terlihat bagus secara instan, namun berisiko memberikan dampak jangka panjang yang berat terhadap kesehatan ekonomi nasional.

Read Also

Terkuak! Sisi Gelap Modus Beasiswa Mesir dalam Kasus Dugaan Pelecehan oleh Pendakwah SAM

Terkuak! Sisi Gelap Modus Beasiswa Mesir dalam Kasus Dugaan Pelecehan oleh Pendakwah SAM

Meskipun terdapat perbedaan pandangan yang tajam, pemerintah tetap teguh pada pendiriannya untuk menjadikan stabilitas harga energi sebagai benteng pertahanan ekonomi rakyat di tengah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan kawasan lainnya.

Budi Santoso

Budi Santoso

Wartawan senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang berita politik dan peristiwa untuk Kilat News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *