Penghormatan Terakhir untuk Sang Jenderal: Presiden Prabowo Hadiri Persemayaman Ryamizard Ryacudu di Kemhan

Budi Santoso | UpdateKilat
01 Jun 2026, 08:55 WIB
Penghormatan Terakhir untuk Sang Jenderal: Presiden Prabowo Hadiri Persemayaman Ryamizard Ryacudu di Kemhan

UpdateKilat — Kabar duka menyelimuti bumi pertiwi seiring dengan berpulangnya salah satu putra terbaik bangsa, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. Sebagai bentuk penghormatan tertinggi, Presiden Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung dalam upacara persemayaman mantan Menteri Pertahanan tersebut di Gedung Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, pada Senin pagi, 1 Juni 2026.

Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini menjadi simbol apresiasi mendalam atas dedikasi tanpa batas yang telah diberikan almarhum selama masa hidupnya, baik di medan tempur sebagai prajurit infanteri maupun di meja diplomasi sebagai pejabat negara. Sosok Ryamizard dikenal sebagai figur yang tegas dan teguh memegang prinsip nasionalisme, sebuah karakter yang membuatnya dihormati oleh kawan maupun lawan politik.

Read Also

Dilema Begal dan Hak Asasi: Polda Metro Jaya Jawab Tegas Kritik Menteri HAM Natalius Pigai

Dilema Begal dan Hak Asasi: Polda Metro Jaya Jawab Tegas Kritik Menteri HAM Natalius Pigai

Momen Khidmat di Aula Bhinneka Tunggal Ika

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim redaksi, rangkaian prosesi penghormatan terakhir ini akan dipusatkan di depan Aula Bhinneka Tunggal Ika, sebuah lokasi yang sangat ikonik di lingkungan Kementerian Pertahanan. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, telah mengonfirmasi kehadiran Presiden di sela-sela jadwal kenegaraan yang sangat padat.

“Insya Allah, rencana kehadiran Bapak Presiden demikian. Beliau akan memberikan penghormatan terakhir secara langsung sebelum melanjutkan agenda kenegaraan lainnya,” ujar Prasetyo saat dikonfirmasi oleh awak media pada Senin pagi. Kehadiran Prabowo di upacara ini bukan sekadar urusan formalitas pemerintahan, melainkan bentuk ikatan emosional antar-rekan sejawat yang pernah sama-sama memanggul senjata demi kedaulatan NKRI.

Read Also

Rekam Jejak Reshuffle Kabinet Merah Putih: Mengupas Transformasi Jajaran Menteri Prabowo-Gibran hingga Jilid V

Rekam Jejak Reshuffle Kabinet Merah Putih: Mengupas Transformasi Jajaran Menteri Prabowo-Gibran hingga Jilid V

Antara Duka dan Peringatan Hari Lahir Pancasila

Menariknya, jadwal persemayaman ini bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila. Presiden Prabowo dijadwalkan memimpin upacara nasional tersebut di Kementerian Luar Negeri tak lama setelah menghadiri persemayaman di Kemhan. Pengaturan waktu yang ketat telah dipersiapkan oleh pihak protokol istana agar kedua agenda sakral ini dapat berjalan beriringan tanpa hambatan.

Upacara persemayaman di Kemhan sendiri diagendakan mulai berlangsung pada pukul 08.00 WIB. Sebelum itu, jenazah almarhum dijadwalkan tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB untuk dipersiapkan secara militer. Suasana haru diprediksi akan menyelimuti area Kemhan, mengingat Ryamizard Ryacudu adalah sosok yang meninggalkan jejak kepemimpinan yang kuat selama menjabat sebagai Menhan pada periode 2014-2019.

Read Also

Napas di Balik Megahnya ‘Gunung’ Sampah Bantargebang: Potret Kelam di Balik Megapolitan

Napas di Balik Megahnya ‘Gunung’ Sampah Bantargebang: Potret Kelam di Balik Megapolitan

Duka Mendalam Keluarga Besar TNI

Kepergian sang Jenderal di usia 76 tahun pada Minggu siang, 31 Mei 2026, di RSPAD Gatot Soebroto, meninggalkan lubang besar di hati para prajurit. Karo Infohan Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo, dalam pernyataan resminya menyampaikan bahwa seluruh keluarga besar pertahanan merasa kehilangan figur teladan yang dikenal sangat peduli pada kesejahteraan prajurit di lapangan.

“Berita duka ini membawa kesedihan mendalam bagi kami semua. Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu bukan hanya seorang pimpinan, tetapi juga mentor dan abang bagi banyak prajurit. Pengabdiannya akan selalu menjadi inspirasi bagi kami yang melanjutkan tongkat estafet pertahanan negara,” tutur Rico dengan nada getir. Almarhum dikenal sebagai pencetus program Bela Negara yang hingga kini menjadi salah satu pilar penguatan karakter bangsa.

Prosesi Pemakaman Militer di TMP Kalibata

Sebagai bentuk penghargaan tertinggi dari negara, Jenderal Ryamizard Ryacudu akan dimakamkan melalui upacara pemakaman militer yang megah namun tetap khidmat. Setelah disemayamkan di Kemhan, upacara pelepasan jenazah akan dilakukan pada pukul 11.00 WIB. Iring-iringan jenazah kemudian akan diberangkatkan menuju persemayaman terakhir di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan.

Dalam upacara pemakaman di Kalibata nanti, Menteri Pertahanan dijadwalkan bertindak sebagai Inspektur Upacara. Tradisi tembakan salvo ke udara akan mengiringi penurunan jenazah ke liang lahat, sebagai tanda penghormatan terakhir bagi seorang ksatria yang telah menuntaskan tugasnya di dunia dengan paripurna. Kehadiran para petinggi TNI, pejabat negara, hingga tokoh masyarakat diharapkan akan memenuhi area TMP Kalibata guna mengantarkan sang Jenderal ke tempat istirahat terakhirnya.

Warisan Strategis Jenderal Ryamizard

Selama karier militernya, Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai sosok yang sangat mengedepankan taktik infanteri dan kedaulatan teritorial. Saat menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), ia dikenal dekat dengan akar rumput dan sangat tegas terhadap ancaman separatisme. Begitu pun saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan, visinya tentang kemandirian industri pertahanan dalam negeri mulai menunjukkan hasil yang signifikan.

Banyak pengamat menilai bahwa pondasi pertahanan modern yang saat ini dinikmati Indonesia tak lepas dari campur tangan dingin almarhum. Strategi diplomasi pertahanan yang ia bangun dengan negara-negara tetangga juga berhasil meredam ketegangan di kawasan, menjadikannya salah satu diplomat militer paling disegani di Asia Tenggara.

Kesimpulan dan Doa untuk Sang Patriot

Hari ini, Indonesia tidak hanya kehilangan seorang purnawirawan jenderal, tetapi juga kehilangan seorang pemikir pertahanan yang visioner. Kehadiran Prabowo Subianto dalam prosesi persemayaman nanti menegaskan bahwa negara tidak pernah melupakan jasa para pahlawannya. Di bawah langit Jakarta yang mendung, masyarakat diharapkan dapat mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Selamat jalan, Jenderal. Tugasmu telah usai, namun semangat pengabdianmu akan terus membakar jiwa setiap prajurit yang setia menjaga setiap jengkal kedaulatan Republik Indonesia. Terima kasih atas segala darma bakti yang telah engkau torehkan dalam lembaran sejarah bangsa ini.

Budi Santoso

Budi Santoso

Wartawan senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang berita politik dan peristiwa untuk Kilat News.

Lihat semua artikel →

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *