IHSG Melaju ke Level 7.346 di Sesi Pembukaan, Simak Strategi Menghadapi Potensi Koreksi Akhir Pekan
UpdateKilat — Panggung Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan angin segar pada pembukaan perdagangan akhir pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melaju di zona hijau, mengawali langkahnya dengan apresiasi yang cukup menjanjikan bagi para pelaku pasar.
Laju IHSG di Sesi Pembukaan
Pada perdagangan Jumat pagi, 10 April 2026, IHSG resmi dibuka menguat sebesar 38,90 poin atau setara 0,53 persen, membawa indeks ke posisi 7.346,49. Tidak hanya indeks sektoral, kelompok saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan 3,83 poin (0,52 persen) ke level 737,73.
Meski dibuka dengan optimisme, para investor diingatkan untuk tetap waspada. Pasalnya, di balik penguatan ini, terdapat dinamika pasar yang perlu dicermati, terutama terkait pergerakan modal asing yang mulai menunjukkan tren pelepasan aset.
Status Emerging Market Indonesia Aman, FTSE Russell Beri Sinyal Positif bagi Pergerakan IHSG
Bayang-Bayang Aksi Jual Asing
Berdasarkan data yang dihimpun tim analis, meskipun pada perdagangan Kamis sebelumnya IHSG ditutup naik 0,39%, pasar diwarnai dengan aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing yang mencapai nilai fantastis, yakni Rp 1,77 triliun. Beberapa raksasa perbankan dan emiten besar menjadi sasaran utama aksi jual ini, di antaranya adalah saham BBCA, BBRI, BMRI, serta BUMI dan BRPT.
Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan catatan bahwa IHSG masih memiliki potensi koreksi pada hari ini. Beliau memproyeksikan indeks akan bergerak dalam rentang support 7.250-7.300 dan menghadapi level resistance di angka 7.330-7.400.
Analisis Teknikal dan Pandangan Analis
Senada dengan pandangan tersebut, riset dari PT Kiwoom Sekuritas Indonesia menyoroti bahwa secara teknikal, posisi IHSG saat ini masih bertahan di atas Moving Average (MA) 20 harian. Hal ini menempatkan level 7.230 sebagai area support terdekat yang krusial untuk dijaga.
Proyeksi IHSG 9 April 2026: Menakar Peluang Reli Lanjutan dan Rekomendasi Saham Pilihan EMAS hingga MDKA
“Level support tersebut diharapkan mampu menahan tekanan jual menjelang penutupan pekan. Namun, jika sentimen global maupun domestik berbalik tidak kondusif, para trader disarankan untuk lebih konservatif dan mulai mengurangi posisi,” tulis laporan tersebut.
Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini
Bagi Anda yang mencari peluang di tengah volatilitas pasar modal, berikut adalah beberapa saham yang masuk dalam radar pantauan (trading idea) untuk perdagangan hari ini:
- BUMI (PT Bumi Resources Tbk): Rekomendasi Buy on Weakness di area 236-242. Target profit terdekat berada di 248-252 dengan batas cut loss di bawah 236.
- CPIN (PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk): Rekomendasi Speculative Buy di area 4370-4400. Target harga di 4450-4500, dengan cut loss di bawah 4300.
- INDY (PT Indika Energy Tbk): Rekomendasi Speculative Buy di area 3630-3650. Target harga di 3700-3780, dengan cut loss di bawah 3600.
- ESSA (PT Essa Industries Tbk): Rekomendasi Speculative Buy di area 720-730. Target harga di 740-755, dengan cut loss di bawah 710.
- RAJA (PT Rukun Raharja Tbk): Rekomendasi Speculative Buy di area 4210-4240. Target harga di 4280-4340, dengan cut loss di bawah 4200.
- MDKA (PT Merdeka Copper Gold Tbk): Rekomendasi Speculative Buy di area 3200-3230. Target harga di 3300-3350, dengan cut loss di bawah 3180.
Disclaimer: Keputusan untuk melakukan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Pastikan Anda telah melakukan analisis mendalam sebelum mengambil langkah jual atau beli di pasar saham.
Langkah Strategis PT PP: Perpanjang Napas Finansial Lewat Penyesuaian Jatuh Tempo Obligasi dan Sukuk ke 2027